Showing posts with label Metodologi Penelitian. Show all posts
Showing posts with label Metodologi Penelitian. Show all posts

Friday, March 21, 2014

METODOLOGI PENELITIAN Pertemuan 2

Untuk memperoleh kebenaran, ada 2 pendekatan :
  1. Pendekatan non-ilmiah
  2. Pendekatan ilmiah

1. Pendekatan non-ilmiah
       - Akal sehat             - Penemuan kebetulan dan coba-coba
       - Prasangka             - Pendapat otoritas dan pikiran kritis
       - Intuisi
2. Pendekatan ilmiah
      Dengan pendekatan ilmiah orang berusaha untuk memperoleh kebenaran ilmiah, yaitu pengetahuan benar yang kebenarannya terbuka.
      Metode Dasar dan Macam Penelitian:
  • Penelitian Historis, bertujuan membuat rekontruksi masa lampau secara sistematis dan obyektif, dengan cara mengumpulkan data hasil observasi orang lain, mengevaluasi, memverifikasikan, serta mensintesiskan bukti-bukti untuk menegakkan fakta dan memperoleh kesimpulan yang kuat.
    Ciri- Ciri : data yang digunakan dari orang lain, informasi digali, digali dari orang lain/bahan acuan.
  • Penelitian Deskriptif, bertujuan membuat pencandraan(deskripsi) secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat serta hubungan antar fenomena.
  • Penelitian Perkembangan, bertujuan menyelidiki pola dan perurutan pertumbuhan dan/atau perubahan sebagai fungsi waktu.
  • Penelitian Kasus dan Penelitian Lapangan, bertujuan mempelajari secara intensif latar belakang dan keadaan sekaran(termasuk interaksinya) suatu unit sosial.
  • Penelitian Korelasional, bertujuan mendeteksi sejauh mana variasi-variasi pada suatu faktor berkaitan dengan variasi-variasi pada suatu atau lebih faktor lain berdasarkan koefisien korelasi.
  • Penelitian Kausal Komparatif, bertujuan menyelidiki kemungkinan hubungan sebab-akibat dengan cara berdasarkan atas pengamatan terhadap akibat yang ada, mencari kembali faktor yang mungkin menjadi penyebab melalui data tertentu. 
  • Penelitian Eksperimental, bertujuan menyelidiki kemungkinan saling hubungan sebab-akibat dengan cara mengenakan satu atau lebih eksperimental dan memperbandingkan hasilnya dengan satu atau lebih kelompok kontrol yang tidak dikenai kondisi perlakuan itu.
  • Penelitian Tindakan, penellitian yang dikembangkan bersama-sama antara peneliti dan pengambil keputusan tentang variabel-variabel tertentu untuk menentukan keputusan. Penelitian ini biasanya diterapkan dalam dunia kerja.
Metode Ilmiah
     Kegiatan penelitian adalah suatu kegiatan objektif dalam usaha mengembangkan, serta menguji ilmu pengetahuan berdasarkan atas prinsip-prinsip yang berdasarkan metode ilmiah.
     Metode ilmiah adalah cara berpikir deduktif yang digunakan dalam kegiatan penelitian.
Kriteria metode ilmiah:
  • Berdasarkan fakta, tidak menggunakan daya khayal, kira-kira, dll
  • Bebas dari prasangka, bisa dibuktikan secara obyektif
  • Menggunakan prinsip-prinsip analisis, masalah harus dicari sebabnya serta pemecahan masalahnya dengan menggunakan analisis yang logis
  • Menggunakan hipotesis
  • Menggunakan ukuran obyektif
  • Menggunakan teknik kuantifikasi, ukuran yang lazim
Langkah-langkah metode ilmiah :
  • Memilih dan mendefinisikan masalah
  • Survey terhadap data yang tersedia
  • Memformulasikan hipotesa, yaitu kesimpulan sementar tentang hubungan antar variabel
  • Membangun kerangka analisa serta alat-alat dalam menguji hipotesa. Melakukan perancangan uji eksperimental untuk mendapatkan model matematis dapat digunakan untuk menguji hipotesis
  • Mengolah, menganalisa serta membuat interpretasi. Penyusunan data bisa dalam bentuk tabel, grafik, dan pesta untuk selanjutnya dilakukan interpretasi
  • Membuat generalisasi dan kesimpulan umum
  • Membuat laporan 

Thursday, March 13, 2014

METODOLOGI PENELITIAN Pertemuan 1

Pengetahuan : Informasi yang diketahui atau disadari oleh seseorang yang diperoleh dari pengamatan dan pengalaman.

Pengetahuan juga merupakan proses untuk mengetahui kebenaran.

Kebenaran mempunyai sifat tidak mutlak, berbeda menurut waktu, tempat dan orang.

Ada 2 cara dalam mendapatkan pengetahuan :
  - Melalui orang lain baik secara langsung secara langsung maupun tidak langsung, misalnya melalui media.
  - Pengalaman ( Empiris).


Ada 3 kriteria kebenaran yaitu koherensi, korenpondensi dan pragmatis :
    -Kriteria Koherensi : Pernyataan benar → secara deduktif dapat dinyatakan  bahwa memang pernyataan itu benar ( Telah dinyatakan sebelumnya).
    - Kriteria Korenpondensi : Pernyataan benar → materi pengetahuan yang terkandung dalam pernyataan berhubungan dengan objek yang dimaksud di pernyataan tersebut. Contoh : 'Api itu panas' bukan 'Es itu panas'.
    - Kriteria Pragmatis : Pernyataan benar → mempunyai kegunaan yang bersifat fungsional dalam kehidupan praktis. Contoh: Supply > Demand maka harga turun. Pernyataan itu benar untuk pedagang.

Dalam penelitian, selain pengetahuan, teori, proposisi dan konsep juga diperlukan :
      1.Teori : Seperangkat hubungan antarkonsep yang sistematis sehingga membentuk suatu rangkaian hubungan yang komprehensif untuk memaparkan, menjelaskan dan memprediksikan suatu gejala.
Fungsi teori :
               1.1. Fungsi Eksplanatif : Fungsi menjelaskan. Suatu teori harus mampu menjelaskan hubungan antara peristiwa yang satu dengan peristiwa lain yang terdapat dalam pengalaman empiris.
               1.2. Fungsi Prediktif : Fungsi peramalan atau perkiraan. Contoh: Jika suatu teori dapat menjelaskan hubungan antara pendidikan dengan pendapatan masyarakat, maka ia dapat pula memperkirakan tingkat pendapatan suatu masyarakat dengan perkembangan pendidikan tertentu.
               1.3. Fungsi Kontrol : Teori tidak hanya menjelaskan dan memperkirakan, tetapi juga mampu mengendalikan masalah.
      2. Proposisi : Ungkapan atau pernyataan yang dapat dipercaya, disangkal atau diuji kebenarannya. Proposisi merupakan bahan untuk membuat teori dan membutuhkan konsep sebagai bahan bakunya.
      3. Konsep : abstraksi tingkat pertama terhadap fakta atau realita.


Ayam Crispy King's Favor